Kamis, 06 November 2014

Abstract Class dan Interface pada Java

Selamat siang gan , postingan ane ini cuma mau skedar share tentang materi yang ane dapetin pada saat mata kuliah PBO. Monggo di simak ya gan ,, hehehehehe


Abstract Class :
Class yang memiliki 1 atau beberapa abstract method
Abstract method : method yang tidak memiliki definisi method (method body), definisi methodnya akan di lengkapi/diimplementasi oleh class turunannya.
Semua abstract method yang ada dalam abstract class wajib diimplementasi/dilengkapi oleh semua class turunan (sub class) yang bukan abstract.

Class yang bukan abstract di sebut concrete class
Jika ada abstract yang memiliki class turunan abstract juga , class turunan abstract ini boleh mendifinisikan abstract method pada abstract class pertama boleh tidak, missal pada class abstract utama memiliki method m2 dan m3 pada class abstract turunannya hanya mendifisikan abstract m2 tetapi juga tidak harus mendefinisikan semua method yang ada pada abstract utama ( atau bisa di katakan bisa di kosongi karena class abstract turunannya tidak wajib mendefinisikan abstract method), tetapi pada class biasa harus mendifisikan sisa method pada class abstract utama seperti yang kurang tadi ialah method m3 maka pada class biasa harus mendefinisikan method abstract m3 tersebut tetapi berbeda lagi ketika class abstract turunan sama sekali tidak mendefinisikan abstract method maka class biasa harus mendefinisikan semua method yang berada pada class abstract utama. Contohnya sebagai berikut :

Interface
Interface bukan merupakan sebuah class. Interface menggunakan kata implements. Dalam interface hanya berisi method abstract atau semua method abstractnya, tanpa penulisan keyword abstract. Interface dapat di gunakan oleh sebuah class dengan cara penggunaan “implements” agar bisa mengakses interface yang telah di buat. Class yang menggunakan implements interface wajib mendefinisikan / implementasi semua method pada interface tersebut.
Pada interface hanya memanggil method abstract semuanya.
Pada interface bisa sekaligus untuk memanggil class turunan dan interface itu sendiri , Contoh seperi di bawah ini :missal ada class utama MyClass dan memiliki class turunan T dan juga memiliki class interface A dan B.
Public class MyClass extends T implements A,B, … {

}

Selasa, 14 Oktober 2014

Membuat daftar pustaka di Google Document

Halo para fans...

Saya mau berbagi sedikit nih tentang bagaimana sih caranya membuat Daftar Pustaka atau Bibliography di Google Docs. Nah untuk membuat daftar pustaka ini kita perlu menambahkan sebuah tools di dalam Google Document kita, ga ribet kok,, ga harus bikin script yang macem-macem kita cuma tinggal klik terus cari toolsnya terus di klik tambahkan deh, sudah gitu doang kok caranya. Tools yang kita pakai untuk membuat bibliography ini bernama "EasyBib Bibliography Creator", format daftar pustaka yang ada pada tools ini ialah APA, MLA dan Style Chicago. Nah untuk lebih jelasnya temen-temen bisa ikuti step by step untuk membuat daftar pustaka, yuk cekidotttt

Step 1 :

Temen-temen buka Google Documentnya temen-temen , terus pada toolbar temen-temen cari tulisan add-ons, nah terus temen-temen klik tulisan "Get add-ons". Seperti terlihat pada gambar di bawah ini : 


Step 2 :
Setelah temen-temen klik tulisan "Get add-ons" tadi , akan ada muncul pop-up add-ons yang berisi macam-macam tools yang ada di "add-ons" nah selanjutnya temen ketikkan "Bibliography" di kotak search yang berada pada pojok kanan atas pada bagian pop-up add-ons. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini :


Step 3 :
Pada step 3 , seteleh temen-temen mengetikkan keyword toolsnya , akan muncul pilihan tools bibliography, nah di sini temen-temen pilih bibliography milik EasyBib, karena seperti di awal saya katakan tadi disini kita menggunakan tools bibliography milik EasyBib. Nah seteleh ketemu , temen-temen klik button +free yang berada di sebelah kanan tools. Untuk lebih jelasnya lihat pada gambar di bawah ini :

Step 4 :
Nah setelah tombol +Free itu di klik, akan muncul pop up pesan untuk melakukan persetujuan untuk di pasangi tools bibliography ini pada Google Documentnya temen-temen. Nah pada bagian ini temen-temen hanya klik tombol accept saja. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini : 


Step 5 :
Nah setelah tombol accept tadi di klik , temen-temen perlu menunggu beberapa detik karena pada proses ini tools yang tadi kita tambahkan melakukan proses sinkron dengan Google docsnya temen-temen. Nah untuk mengecek apakah tools yang tadi kita tambahkan itu sudah ada dalam Google Document kita atau belum , temen-temen klik add-ons pada toolbar lalu lihat apakah EasyBib Bibliography ada atau tidak. Nah setelah itu barulah kita mencoba membuat Daftar pustakanya , untuk membuat daftar pustakanya temen-temen klik manage Bibliography. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini : 


Step 6
Gimana temen-temen masih betah kan ? stepnya tinggal dikit kok, jadi tetep enjoy ya , hehehehe. Oke kita lanjut, nah untuk tahap 6 ini ketika temen-temen klik manage Bibliography akan muncul "Cite a Source" di sebelah kanan layar Google Docs. Nah di sini ada 2 bagian yang perlu di perhatikan , pada bagian atas itu merupakan bagian kita memilih referensi dari mana yang kita ambil seperti dari jurnal , buku atau website. Untuk bagian yang kedua itu untuk memasukkan nama , judul buku, alamat website yang kita jadikan sebagai sumber. Untuk lebih detailnya bisa di lihat pada gambar di bawah ini :


Step 7
Pada tahap ini kita akan mencoba untuk melakukan penambahan sumber yang kita pakai, pada kali ini penulis menggunakan contoh referensi di ambil dari website untuk itu silahkan masukkan alamat website yang di jadikan sebagai refensi di kotak search tersebut, setelah itu temen-temen klik tombol search. Setelah tombol search di pilih , pada bagian bawah akan muncul hasil dari pencarian yang kita ketik tadi, nah selanjutnya temen-temen klik tombol select. Seperti gambar di bawah ini :


Step 8
Setelah panjang lebar saya bercerita dan berpidato akhirnya kita sampai pada penghujung acara , waduh kok kayak acara acara event gini .. hahaha ayo semangat temen-temen ini step terakhir, hahaha. Oke untuk tahap ini , setelah temen klik tombol select tadi akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini :


nah pada gambar di atas ada bagian yang saya lingkari dengan warna orange dan blue. Untuk lingkaran yang biru itu adalah bagian dimana kita memilih format untuk daftar pustaka kita, sedangkan untuk lingkaran yang biru itu ialah bagian dimana setelah kita memilih format apa yang sesuai baru kita klik tombol yang ada di dalam lingkaran biru itu. 

Akhirnya setelah proses yang panjang tadi , kita berhasil membuat daftar pustaka di Google Docs. Untuk daftar pustaka akan muncul otomatis di bagian paling bawah. Untuk daftar pustaka kurang lebih akan tampil seperti gambar di bawah ini : 
Terimakasih untuk para pembaca yang udah meluangkan waktunya untuk membaca postingan saya ini, semoga postingan saya ini dapat memberikan ilmu tambahan kepada teman-teman dan juga dapat membantu teman-teman semua.

Sumber : http://www.freetech4teachers.com/2014/03/how-to-create-bibliography-in-google.html

Senin, 13 Oktober 2014

Keyword Static pada Java

Overloading : method yang sama dalam satu kelas yang memiliki lebih dari satu method. Yang membedakan ialah parameter.
Overriding : method yang sama tetapi method yang satu ada di class parent, dan method yang lain ada di class turunan ( sub class )

Keyword Static :
Static block : Pada java static bisa menempel setelah kurung kurawal ( {} )
Static attribute : Menempel pada attribute . contoh public static string angka;
Static pada attribute akan terus menyimpan data yang dimasukkan , di simpan dalam memori.

Class MyStatic

Terlihat pada gambar di atas bahwa nilai counter bernilai 0, namun setelah di berikan method get static yang berisi counter++ maka ketika getStatic itu di panggil nilai counter akan bertambah 1.

Class CobaStatic
Pada gambar di atas getStatic di panggil oleh class MyStatic menggunakan obj1 sehingga nanti nilai yang tampil pada counter akan bernilai 1, tetapi pada kasus lain di buat sebuah object obj2 yang juga memanggil getStatic, sehingga nilai pada counter akan bernilai 2 karena tipe counter pada class MyStatic bertipe static , tipe static akan menyimpan nilai pertama yang di masukkan pada memori sehingga nilai counter yang di panggil oleh obj1 akan bernilai satu sedangkan pada obj2, counter akan bernilai 2 di tambahi oleh counter pada obj1.
Untuk non static agar bisa di jalankan pada static method di perlukan membuat object agar non static attribute bisa di akses oleh static method. Seperti pada gambar di bawah ini :
Static method
Menempel pada method. Contoh : public static void main(String[] agrs);

Note :
1.      Non-static attribute tidak bisa di panggil/ di akses dari static method.
2.      Static method bisa di akases secara langsung oleh class lain dengan cara :

Classname.staticmethodname

Sabtu, 07 Juni 2014

Perbedaan Position Absolute dengan Relative di dalam CSS

Hay guys, pernah denger atau lihat property dari css yaitu position: absolute atau position: relative ga ? Position itu sendiri merupakan property css yang memiliki 3 nilai yaitu absolute dan relative serta fixed. Tapi yang akan saya bahas di sini yaitu perbedaan dari position absolute dan relative. Kalau di pikir-pikir apa sih perbedaannya ? dari pada di bayangin yuk mending kita langsung coba aja... :D Pertama-tama siapkan dulu file .htmlnya untuk cssnya kita pake metode internal css. Yuk langsung di coba, ini dia kodenya :
<!DOOCTYPE Html>
<html>
<head>
<title>Position</title>
<style type="text/css">
#header{
width:900px;
margin:0px auto;
height:500px;
background-color:blue;}
#box{
width:200px;
height:200px;
background:yellow;
position:absolute;
top: 70px;
left: 20px;}
</style>
</head>
<body>
<div id="header">
<div id="box">
POsition Absolute
</div>
</div>
</body>
</html>
Di dalam id header kita isikan width sebesar 900px dan height sebesar 200px, untuk margin:0px auto itu artinya bahwa id header kita akan di posisikan di tengah tengah. Di dalam id header kita buat id box, id box inilah yang akan kita isikan property css position. Berikut kode dari id box :
#box{
width:200px;
height:200px;
background:yellow;
position:absolute;
top: 70px;
left: 20px;}
Perlu di ketahui sebelumnya bahwa position absolute itu artinya bahwa letak dalam penempatannya berpatokan pada layar dari browser atau pojok kiri atas dari browser. Jadi yang sebenarnya id judul yang terdapat di dalam id header itu letaknya berpatokan dengan id header cuman karena kita mengisinya property css position: absolute, id box tersebut akan keluar dari id header. Sedangkan position relative itu tata letaknya berpatokan dengan element penampungnya. Pada kode css di atas ada property top dan left, top di sini adalah jarak atas dan left adalah jarak kiri. Silahkan di coba agar lebih memahami. Agar lebih jelasnya, kita lihat gambar di bawah ini yang membedakan titik pusat (kordinat 0,0) kedua position tersebut.

position-relative-absolute
position-relative-absolute
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com